Langsung ke konten utama

Golden Age pada Anak

Sebetulnya artikel yang ada di bawah ini adalah artikel orang lain yang aku temukan di suatu website.. Aku paste di sini dengan tujuan bisa aku baca berulang kali, karena kalau hanya menyimpan linknya.. Takutnya suatu hari link tersebut akan expired.

===========================================================

Mengenal Golden Age atau Masa Tumbuh Kembang Anak
Mengenal Golden Age atau Masa Tumbuh Kembang Anak. Golden Age pada anak adalah masa emas anak yang merupakan masa penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Pada masa golden age ini, pembentukan system saraf secara mendasar sudah terjadi. Pada masa ini, terjadi hubungan antara sel-sel saraf. Kuantitas dan kualitas sambungan ini menentukan kecerdasan balita.

Pentingnya Masa Golden Age Pada Anak BALITA


Orangtua sebaiknya menyadari bahwa usia BALITA adalah masa emas bagi pertumbuhan setiap individu. Hal ini karena masa lima tahun pertama usia anak adalah masa kritis. Masa ini merupakan masa yang menjadi basis, landasan, dan fondasi berbagai aspek perkembangan.
Golden age adalah usia anak pada masa-masa awal hidupnya di dunia. Golden age adalah usia anak ketika mereka berumur 0 sampai dengan 5 tahun. Usia tersebut berada pada perkembangan terbaik untuk fisik dan otak anak. Meski sudah banyak keterangan tentang golden age, sayangnya masih ada orangtua yang kurang memperhatikan.
Sesungguhnya tidak hanya masa balita saja yang penting  bagi kehidupan manusia. Semua masa adalah penting. Akan tetapi, pengalaman-pengalaman pertama yang biasanya terjadi pada masa balita. Pengalaman pertama itu akan terekam kuat di alam bawah sadar mereka.
Pengalaman itulah yang akan menjadi tuntutan seseorang anak untuk bersikap di kemudian hari. Hal ini disebabkan karena sirkuit emosi manusia terbentuk sejak bayi. Bahkan sejak anak berusia 2 bulan.
Sebagai orangtua tentu Kita ingin anak bertumbuh kembang dengan baik. Ada beberapa tahapan pada anak untuk memicu perkembangan mereka lebih optimal. Caranya dengan mengetahui dan mengoptimalkan masa emas pada anak atau biasa disebut golden age.
Tips Mengetahui Golden Age Pada Anak
Periode usia 0 Sampai Dengan 5 tahun merupakan masa kritis (golden age)


Pada masa anak berusia 0 sampai dengan 5 tahun merupakan masa perkembangan otak. Pada usia 0 sampai 5 tahun adalah masa kritis pada anak karena:

  • Manusia memiliki 100 neuron untuk menyalurkan pesan / komunikasi setiap aktivitas ketika lahir. Neuron ini akan berkembang lebih dari 20% jika dirangsang dengan pendidikan dan pengetahuan.
  • 50% kapabilitas kecerdasan manusia terjadi pada umur 4 tahun. 80 % telah terjadi pada 8 tahun. Dan diyakini mencapai puncak tertingginya pada 18 tahun.
  • Merupakan masa untuk mulai mengenal sosialisasi (sekolah, kelompok), menjelajah, bermain, meniru, dan kreatif


Pada masa ini, perkembangan otak terjadi secara keseluruhan pada keempat bagian otak, termasuk pada masing-masing belahan otak. Belahan otak inilah yang akan menyimpan kemampuan-kemampuan anak yang berbeda pada belahan otak kanan maupun otak kiri.

  • Otak kiri berhubungan dengan tangan, kaki, dan tubuh sebelah kanan. Otak kiri mengendalikan aktivitas yang bersifat teratur, berurutan, rinci, sistematis. Misalnya membaca, menulis, menghitung.
  • Otak kanan berhubungan dengan tangan, kaki, dan tubuh sebelah kiri. Otak kanan mengendalikan aktivitas yang bersifat divergen (meluas). Seperti imajinasi, ide-ide, kreativitas, emosi, music, intuisi, abstrak, bebas dan simultan.


Jika menginginkan anak dengan kecerdasan multiple, latihlah kedua tangan, kaki, mata, telinga kanan dan kiri sama seringnya setiap hari. Terutama sampai umur 3 tahun, agar otak kanan dan kiri berkembang optimal.

Tahapan Perkembangan Anak Balita Usia 1 Hingga 3 Tahun

Adapun tahapan perkembangan kemampuan balita usia 1 hingga 3 tahun diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Pada usia 13-15 bulan
  • balita usia 13 sampai dengan 15 bulan sudah berminat pada gambar, mengambil mainan sendiri dan berceloteh. Mereka sudah mampu meniru kegiatan orang lain di sekitarnya yang dia lihat.
  • Pada usia 16-18 bulan
  • balita pada usia 16 sampai dengan 15 bulan bisa mengucapkan kata-kata yang lebih banyak. Mereka juga bisa menemukan mainan yang disembunyikan, dan mengerti fungsi benda.
  • Pada usia 19-24 bulan
  • balita pada usia 19 sampai dengan 24 bulan sudah memahami konsep sederhana bentuk benda, seperti segitiga dan persegi. Mereka juga sudah bisa menyebut nama sendiri, serta mengucapkan satu kalimat.
  • Pada usia 2-3 tahun
  • balita pada usia 2 sampai dengan 3 tahun sudah dapat mencocokkan bentuk, membangun dan menghubungkan balok. Mereka juga sudah mampu berpakaian sendiri, dan semakin memahami kata-kata orang lain.
Hal-hal tersebut diatas ini perlu diketahui untuk pembelajaran anak usia dini, bukan seperti untuk anak usia sekolah. Akan tetapi, hal yang diperlukan disini adalah pemberian stimulasi/rangsangan.
Pemberian stimulasi yang paling efektif dalam usia balita ini adalah olahraga otak secara ringan. Dalam usia ini pula, peran ibu sangat menentukan kecerdasan anak. Stimulasi/rangsangan hendaknya diberikan secara kompleks tapi ringan. Mulai dari stimulasi bahasa, hingga stimulasi gerakan  dan sentuhan.
Kedekatan orangtua dengan anak akan memberikan rasa aman dan menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Rasa percaya diri akan mempengaruhi aspek perkembangan lainnya di kemudian hari.
Sumber : https://psyline.id/mengenal-golden-age-masa-tumbuh-kembang-anak/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendidik Anak

Sekarang, menjelang hari pernikahanku.. Following IG-ku berubah segmen.. Mulai follow2 akun tentang pernikahan, kesehatan, tips mempersiapkan kehamilan hingga melahirkan serta bagaimana mendidik anak. Berdasarkan artikel yang aku baca di id.theasianparent.com , ada 7 perlakuan orang tua calon pemilik anak sukses, yaitu: 1. Membiasakan anak mengerjakan pekerjaan rumah Anak yang dibiasakan menyelesaikan pekerjaan rumah akan dapat bekerjasama dengan temannya, juga memiliki rasa empati yang tinggi dan mampu mengerjakan tugas secara mandiri. 2. Mengajarkan anak trampil bersosialisasi Cara paling mudah adalah menunjukkan bagaimana menyapa orang lain, bermain bersama dengan teman, dan mengajak teman bermain di rumah. 3. Memiliki ekspektasi tinggi terhadap anak Orang tua yang mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap anak akan selalu berusaha mengelola peluang untuk menjadikan anak sukses, dengan cara yang baik dan diridhoi Allah tentunya. 4. Memiliki hubungan harmonis Anak yang ...

Skype

Skype .. Perdana menggunakan aplikasi ini,, dikarenakan memang dirasakan cukup dengan telepon atau WhatsApp saja untuk berkomunikasi. Jadi ceritanya pejabat kami harus berkomunikasi dengan rekannya di Belanda demi membahas keperluan sidang Internasional yang akan diadakan 2 bulan lagi. Karena percakapan yang akan terjadi adalah di level pejabat, maka dirasa penting untuk mengecek semua persiapan agar berlangsung dengan baik dan lancar. Segala macam peralatan pendukung telah dibeli. Simulasi pun telah dilakukan, awalnya baru sebatas Skype ria dalam satu ruangan lalu tercetus ide Skype dengan teman yang ada di luar negeri. Nah, kebetulan teman satu angkatan PNS-ku ada yang lagi kuliah di Inggris dan Belgia. Alhamdulillah pada bersedia untuk membantu, ketika aku chat, ternyata di Inggris masih pukul 3 pagi. Saat sekitar 6 pagi, temanku membalas dan langsung bersedia melakukan Skype pagi itu juga, karena baru di jam 12 dia ada jadwal kuliah. Wkwkwkwk...

Pengalaman Pertamaku

Halo.. Apa kabar teman? Semoga kalian semua dalam keadaan dan kondisi hati terbaik ya.. Aku mau berbagi cerita dengan kalian.. Untuk pertama kalinya aku ikut suatu kegiatan sosial.. Hari itu tanggal 7 November 2010.. Aku bersama teman2 twitter yang tergabung dalam Info Palembang melakukan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di Wasior, Mentawai dan Merapi.. Bertempat di sebuah taman kota di Palembang yaitu "Kambang Iwak". Sebenarnya rencana kegiatan ini terkesan dadakan. Hari Jum'at tanggal 5 November, ide itu baru tercetus dari salah satu rekan kami dan ternyata mendapat sambutan yang cukup baik dari teman-teman yang lain. Pada hari Sabtunya, aku, teman kuliahku Nadhira Septafianti , Andina Pratiwi dan Dicky Bayu mengadakan rapat kecil-kecilan di suatu tempat yang telah kami tentukan. Semula pesimis juga sih.. Karena teman2 yang lain berhalangan hadir. Tapi yah sudah kepalang tanggung. Lagian niat kita baik. Berapapun hasilnya nanti se...